Wujudkan Pembangunan Menyeluruh, Pemkot Serang Dorong Inovasi Pendanaan di Tengah Koreksi APBD
KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menegaskan komitmennya untuk terus merealisasikan pembangunan daerah secara menyeluruh meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 mengalami koreksi cukup dalam akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menekankan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan yang dapat memperlambat pembangunan.
Oleh karena itu Ia mendorong kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Serang untuk terus meninggalkan kinerjanya melalui inovasi pembiayaan.
“APBD kita memang terkoreksi sekitar Rp187 miliar akibat penurunan Transfer ke Daerah (TKD). Namun pembangunan harus terus berjalan. Justru di sinilah kreativitas dan inovasi birokrasi diuji,” tegas Agis.
Agis juga mengajak kepada perangkat daerah untuk progresif dalam menyusun program pembangunan, termasuk berani melakukan terobosan melalui kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, terdapat berbagai sumber pendanaan non-APBD yang telah menyatakan siap ikut bergabung pada pembangunan Kota Serang, seperti melalui Baznas serta program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Serang, termasuk dari Pemprov Banten yang siap ikut membantu pendanaan pembangunan di Kota Serang.
“Sejumlah pihak telah menyatakan kesiapan untuk terlibat. Tinggal bagaimana merumuskan program yang tepat, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain mendorong inovasi pendanaan, Pemkot Serang juga terus memperkuat perencanaan berbasis kebutuhan warga.
Seperti diketahui, saat ini, pemerintah daerah terus menyerap aspirasi masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai dasar penentuan prioritas pembangunan.
Agis menegaskan, pembangunan ke depan harus lebih fokus, terukur, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar mengikuti rutinitas perencanaan tahunan.
“Pembangunan harus tepat sasaran dan memberi manfaat nyata. Dengan perencanaan yang kuat dan pendanaan yang kreatif, Kota Serang terus bergerak maju meski ruang fiskal terbatas,” pungkasnya.(DK)