Artis Dunia Terbalik “Aceng” Kunjungi Kota Serang, Bahas Kerja Sama Investasi Hingga Konten Edukasi
KOTA SERANG – Artis papan atas Sutan Simatupang atau yang lebih dikenal dengan peran Aceng dalam sinetron Dunia Terbalik mengunjungi Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Jumat (30/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas peluang kerja sama di bidang investasi, hingga konten edukasi bersama Pemerintah Kota Serang.
Dalam kunjungannya, Sutan Simatupang datang bersama rombongan. Mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru, ia diterima langsung oleh Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang, Subagyo, di ruang kerjanya.
Sutan mengungkapkan, pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama dengan Pemkot Serang, baik dalam sektor investasi maupun pengembangan konten yang bernilai edukatif.
“Rencananya terkait investasi dan juga edukasi (kerja sama bersama Pemkot Serang),” ujar Sutan usai pertemuan.
Menurutnya, realisasi kerja sama tersebut ditargetkan bisa dilakukan pada akhir tahun, setelah seluruh tahapan dan proses penjajakan dan kesepakatan disepakati.
Selain itu, Sutan menegaskan kesiapannya untuk mendukung berbagai program yang tengah dan akan dijalankan oleh Pemkot Serang, khususnya yang menyasar edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai informasi, selain dikenal luas lewat perannya sebagai Aceng di sinetron Dunia Terbalik, Sutan Simatupang juga telah membintangi berbagai sitkom, FTV, sinetron, hingga film layar lebar, sehingga namanya cukup populer di industri hiburan Tanah Air.
Sementara itu, Asda I Kota Serang, Subagyo, membenarkan kedatangan Sutan Simatupang ke Pemkot Serang untuk membahas peluang kerja sama di berbagai bidang, termasuk investasi, perfilman, dan edukasi.
“Pada dasarnya, Pemerintah Kota Serang terbuka untuk menjalin kerja sama dengan semua pihak,” ujar Subagyo.
Ia menambahkan, saat ini pembahasan masih berada pada tahap penjajakan dan belum masuk ke tahap kesepakatan atau komitmen resmi.
“Masih penjajakan, belum sampai pada agreement,” jelasnya.
Meski demikian, Subagyo menilai terdapat potensi kerja sama yang menjanjikan, khususnya dalam pembuatan film atau konten edukatif yang melibatkan figur publik atau artis, sehingga pesan-pesan edukasi kepada masyarakat diharapkna bisa lebih cepat diterima.(DK)