Logo loader

Pemkot Serang Perkuat Profesionalisme ASN, 1.179 ASN dijadwalkan Akan mengikuti Penilaian Potensi dan Kompetensi

KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat profesionalisme dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan pengarahan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI terkait Arah Strategis Kebijakan ProASN di lingkungan Pemerintah Kota Serang, yang diselenggarakan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang di Hotel Horison Ultima Ratu, Jalan KH. Abdul Hadi No. 66, Kelurahan Cipare, Senin (19/10).

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan apresiasi kepada BKN RI dan PT Taspen (Persero) atas dukungan serta sinergi yang selama ini terjalin dalam memperkuat manajemen ASN dan meningkatkan kesejahteraan aparatur, termasuk pada masa purnatugas.

Menurut Budi, kolaborasi antarlembaga tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan ASN yang profesional, berbasis sistem merit, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Serang, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang hadir, khususnya kepada BKN dan PT Taspen (Persero) yang telah berkenan hadir dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Serang,” ujarnya.

Ia menegaskan, BKN memiliki peran strategis dalam mengawal manajemen ASN berbasis sistem merit, sementara PT Taspen (Persero) turut mendukung perlindungan dan kesejahteraan ASN pada masa pensiun.

“Keduanya adalah pilar penting bagi ASN Kota Serang, dari masa bakti hingga masa pensiun,” kata Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Serang selama satu tahun terakhir. Capaian itu meliputi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 77,50, pertumbuhan ekonomi 5,20 persen, serta angka kemiskinan 5,51 persen.

Pemkot Serang juga terus mendorong pembangunan infrastruktur, di antaranya melalui revitalisasi Alun-Alun Kota Serang dan rekonstruksi jalan untuk mendukung peningkatan kualitas lingkungan perkotaan serta aktivitas masyarakat.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Pemkot Serang berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator upaya pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Sementara itu, peningkatan kompetensi ASN terus dilakukan melalui penilaian potensi dan kompetensi. Budi menyebutkan, sebanyak 2.223 ASN telah mengikuti penilaian tersebut tanpa biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Adapun 1.179 ASN lainnya dijadwalkan mengikuti penilaian pada November mendatang.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Penilaian potensi dan kompetensi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta kualitas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Serang,” ungkapnya.

Melalui langkah tersebut, Pemkot Serang diharapkan dapat memetakan potensi aparatur secara lebih terukur sehingga pengembangan karier, penempatan pegawai, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan organisasi.

Selain penguatan kompetensi, Pemkot Serang juga mencatatkan prestasi dalam transformasi digital birokrasi. Kota Serang berhasil meraih peringkat pertama skor Digitalisasi Manajemen ASN (DMS) untuk instansi daerah di wilayah kerja Kantor Regional III BKN.

Menurut Budi, pencapaian tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem manajemen kepegawaian yang semakin tertib, transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

“Capaian ini membuktikan komitmen Pemerintah Kota Serang dalam membangun tata kelola manajemen ASN yang semakin tertib, akuntabel, dan berbasis digital. Keberhasilan ini juga merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas data kepegawaian, memperkuat profesionalisme ASN, serta mendorong pelayanan publik yang semakin cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Digitalisasi manajemen ASN juga diharapkan mampu mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat, memperkuat integrasi data kepegawaian, serta meningkatkan efisiensi proses administrasi di lingkungan pemerintahan.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan terima kasih kepada BKN RI atas pembinaan, pendampingan, dan dukungan yang diberikan, terutama dalam memperkuat profesionalisme ASN di Kota Serang.

Ia berharap sinergi tersebut terus ditingkatkan agar kebijakan nasional di bidang manajemen ASN dapat diterapkan secara efektif dengan mempertimbangkan kebutuhan, karakteristik, dan tantangan pemerintah daerah.

Menurutnya, keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya diukur dari capaian administratif maupun penghargaan, tetapi juga dari kemampuan aparatur dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, membangun kepercayaan masyarakat, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan publik.

“Dengan dukungan BKN, PT Taspen (Persero), dan komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kota Serang, saya yakin kita mampu mewujudkan manajemen ASN yang profesional, meningkatkan kesejahteraan aparatur, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik,” tegasnya.

Budi berharap kegiatan pengarahan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh ASN agar terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan masyarakat.

Dengan penguatan sumber daya manusia, penerapan sistem merit, dan optimalisasi digitalisasi manajemen kepegawaian, Pemkot Serang optimistis dapat membangun birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, dan petunjuk kepada kita dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat,” pungkasnya.

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.