Wali Kota Serang Budi Rustandi meminta sekolah menggelar salat duha dan tadarus Al-Qur’an setiap Rabu sebelum kegiatan belajar dimulai.
Serang – Wali Kota Serang Budi Rustandi meminta sekolah menggelar salat duha dan tadarus Al-Qur’an setiap Rabu sebelum kegiatan belajar dimulai. Arahan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Serang Mengaji bersama Satuan Tugas (Satgas) Serang Mengaji di SMP Negeri 21 Kota Serang.
Budi mengatakan, pembiasaan ibadah di lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya meningkatkan kedekatan siswa dengan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari penanaman akhlak dan adab sejak dini.
“Saya minta nanti setiap hari Rabu anak-anak sekolah, Pak Kajis dan Pak Satgas, sebelum belajar melaksanakan salat duha. Sambil mendoakan Kota Serang agar cepat tumbuh ekonominya dan bisa cepat membangun serta menyejahterakan warganya,” kata Budi.
Ia menyebut capaian program Serang Mengaji saat ini mencapai 92,6 persen. Menurutnya, program tersebut membantu pemerintah mengetahui kemampuan membaca Al-Qur’an para pelajar, termasuk siswa yang masih memerlukan pembinaan.
“Kalau tidak ada Serang Mengaji dan Satgas Serang Mengaji, kita tidak bisa mendeteksi anak-anak kita bisa mengaji atau tidak. Setelah ada program ini, kita bisa mengetahui anak-anak yang belum bisa mengaji dan melakukan pembinaan,” ujarnya.
Budi mencontohkan hasil pembinaan di SMP Negeri 5 Kota Serang. Dari sekitar 540 siswa, semula terdapat 36 siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an. Setelah mengikuti pembinaan, jumlah siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an berkurang menjadi delapan orang.
Menurutnya, pembinaan tersebut perlu terus dilakukan agar siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga memiliki bekal keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Budi juga menyampaikan rencana perluasan program Serang Mengaji ke jenjang SMA dan SMK, khususnya di Kota Serang. Ia mengatakan Gubernur Banten Andra Soni telah meminta satgas memperhatikan pelaksanaan program di tingkat pendidikan menengah.
Pemerintah Kota Serang akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Selain Serang Mengaji, Budi menyebut pemerintah daerah menyiapkan program pendidikan lainnya, termasuk satu kelurahan satu sarjana. Pemerintah Kota Serang juga merencanakan peningkatan program satu kecamatan satu dokter pada 2027 dengan pembiayaan dari pemerintah.
Ia berharap berbagai program tersebut dapat berjalan beriringan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kota Serang.