Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus mempercepat penyelesaian tahapan lahan untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya di Cilowong.
Pembayaran lahan ditargetkan dilakukan pada September 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju groundbreaking pada Desember mendatang.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan proses pembebasan lahan telah berjalan dan saat ini memasuki tahapan pembayaran.
Dijelaskan Budi, setelah pembayaran dilakukan, proses administrasi akan dilanjutkan hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebelum dokumen diserahkan kepada Danantara.
“Sudah, insyaallah nanti bulan ini akan ada pembayaran. Supaya kita urus sampai ke BPN, lalu penyerahan surat-surat kepada Danantara,” ujar Budi Rustandi, Senin 7 September 2026.
Lahan yang disiapkan untuk pembangunan PSEL Serang Raya di kawasan Cilowong memiliki luas kurang lebih 25 hingga 30 hektare.
“Luasnya kurang lebih 25 hektare sampai 30 hektare,” kata Budi.
Selain kesiapan lahan, Pemkot Serang bersama pemerintah daerah dan pihak terkait juga memastikan kebutuhan pendukung proyek dapat terpenuhi. Salah satunya terkait pasokan air yang akan menunjang operasional PSEL.
Budi menyebut sumber air terdekat yang menjadi pertimbangan berasal dari Sungai Cijeruk, dengan jarak sekitar 3 kilometer dari lokasi proyek.
“Untuk pasokan air kita dari yang terdekat di Cijeruk kurang lebih jaraknya 3 kilometer," katanya.
Sementara, kata Budi sumber air dari Sindangheula dinilai tidak memungkinkan karena perbedaan elevasi dengan lokasi Cilowong.
“Kalau dari Sindangheula itu tidak memungkinkan karena tinggi Cilowong itu lebih tinggi daripada Sindangheula,” jelasnya.
Dalam persiapan proyek PSEL Serang Raya untuk pematangan lahan menjadi tanggung jawab Kota Cilegon dan Kabupaten Serang.
Sementara pelebaran akses jalan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Banten sesuai arahan Danantara.
“Kota Cilegon dan Kabupaten Serang itu bertanggung jawab terhadap pematangan lahannya. Sementara Gubernur Banten bertanggung jawab terhadap pelebaran jalannya yang diarahkan oleh Danantara,” ungkap Budi.
Budi menilai sejumlah kebutuhan persiapan mulai menunjukkan kesiapan. Pemerintah Kota Serang berharap seluruh tahapan yang menjadi bagian dari persiapan proyek dapat terpenuhi sesuai rencana.
“Karena persiapan itu sudah mulai siap, insyaallah Desember sudah bisa groundbreaking, kalau itu semua bisa terakomodir,” tegasnya.