Logo loader

Ini Bukan Omong Kosong, Data Menunjukkan Perubahan,” Sekda Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Budi–Agis Berdampak Nyata

Momentum satu tahun kepemimpinan Wali Kota Serang H. Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia dengan tema “Satu Tahun Wali Kota Serang dan Wakil Wali Kota Serang Membuat Perubahan, Mengembalikan Kejayaan, Menuju Ibu Kota Sesungguhnya” menjadi ruang refleksi atas capaian pembangunan yang telah berjalan di Kota Serang.

Sekretaris Daerah Kota Serang, Drs. H. Nanang Saefudin, M.Si., menilai selama satu tahun terakhir berbagai langkah pembangunan telah dilakukan secara menyeluruh di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga sosial kemasyarakatan.

“Selama rentang waktu satu tahun, banyak hal yang sudah dilakukan oleh Pak Wali dan Pak Wakil di Kota Serang, termasuk berbagai inovasi yang dilakukan dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Serang,” ujarnya.

Sebagai koordinator seluruh perangkat daerah, Nanang menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar klaim, melainkan dapat dibuktikan melalui data pembangunan daerah.

“Ini bukan omong kosong belaka, ini bisa kita buktikan dari data,” tegasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Serang mengalami peningkatan dari 76,90 pada tahun 2024 menjadi 77,50 pada tahun 2025. Sementara tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan dari 5,65 persen menjadi 5,51 persen.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak boleh berpuas diri. Seluruh jajaran ASN dan pimpinan perangkat daerah, kata dia, terus mendukung langkah-langkah konkret kepala daerah agar manfaat pembangunan dapat langsung dirasakan masyarakat.

Dalam pelaksanaan pemerintahan, Nanang juga menyoroti kepemimpinan Wali Kota Serang yang dinilai tegas serta berpegang pada aturan, salah satunya melalui penertiban bangunan liar di sepanjang aliran sungai dengan pendekatan komunikasi kepada masyarakat.

Selain itu, ia menilai hadirnya kawasan Royal Baru sebagai ikon baru Kota Serang turut memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi daerah. Menurutnya, meningkatnya kunjungan masyarakat dari dalam maupun luar daerah mulai dirasakan oleh pelaku usaha, termasuk sektor perhotelan.

“Okupansi hotel meningkat, ekonomi mulai berputar, dan dampaknya juga dirasakan oleh pelaku UMKM serta industri kreatif,” ungkapnya.

Sebagai pimpinan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Serang, Nanang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mendorong kemajuan daerah.

Ia menilai satu tahun kepemimpinan saat ini menjadi fase awal perubahan menuju penguatan peran Kota Serang sebagai ibu kota provinsi yang semakin maju dan berdaya saing.

“Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota membuat perubahan, mengembalikan kejayaan menuju ibu kota sesungguhnya. Kota Serang Berbudi, Kota Serang Meledong,” tutupnya.

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.